Bagian dari Al-Qur'an. Anda dapat mendengarkan dan membaca.
Al-Qur'an adalah kitab suci agama Islam, yang diyakini oleh umat Islam sebagai wahyu dari Tuhan (Allah). Ini secara luas dianggap sebagai karya terbaik dalam sastra Arab klasik. Ini disusun dalam 114 bab (surah (سور; tunggal: سورة, sūrah)), yang terdiri dari ayat-ayat (āyāt (آيات; tunggal: آية, āyah)).
Umat Muslim percaya bahwa Al-Qur'an diturunkan secara lisan oleh Tuhan kepada nabi terakhir, Muhammad, melalui malaikat Jibril (Jibril), secara bertahap selama jangka waktu sekitar 23 tahun, dimulai pada bulan Ramadhan, ketika Muhammad berusia 40 tahun; dan berakhir pada tahun 632, tahun kematiannya. Umat Muslim menganggap Al-Qur'an sebagai mukjizat Muhammad yang paling penting; bukti kenabiannya; dan puncak dari serangkaian pesan ilahi yang dimulai dengan wahyu kepada Adam, termasuk Taurat (Tawrah), Zabur ("Mazmur") dan Injil ("Injil"). Kata Quran muncul sekitar 70 kali dalam teks itu sendiri, dan nama serta kata lain juga dikatakan merujuk pada Quran.
Al-Qur'an dianggap oleh umat Islam bukan hanya sekedar wahyu ilahi, namun merupakan firman Tuhan yang harafiah.[23] Muhammad tidak menulisnya karena dia tidak tahu cara menulisnya. Menurut tradisi, beberapa sahabat Muhammad bertugas sebagai juru tulis, mencatat wahyu. Tak lama setelah wafatnya nabi, Al-Qur'an disusun oleh para sahabat, yang telah menuliskan atau menghafal sebagiannya. Khalifah Utsman membuat versi standar, yang sekarang dikenal sebagai kodeks Utsman, yang secara umum dianggap sebagai arketipe Al-Qur'an yang dikenal saat ini. Namun demikian, terdapat variasi bacaan, dengan sebagian besar perbedaan makna yang kecil.
Al-Qur'an mengasumsikan keakraban dengan narasi-narasi utama yang diceritakan dalam kitab suci Alkitab dan kitab apokrif. Buku ini merangkum beberapa peristiwa, membahas panjang lebar mengenai peristiwa-peristiwa lain, dan dalam beberapa kasus menyajikan catatan-catatan alternatif dan penafsiran peristiwa-peristiwa. Al-Qur'an menggambarkan dirinya sebagai kitab petunjuk bagi umat manusia (2:185). Kadang-kadang ia menawarkan catatan rinci tentang peristiwa sejarah tertentu, dan sering kali menekankan signifikansi moral suatu peristiwa dibandingkan urutan naratifnya. Melengkapi Alquran dengan penjelasan atas beberapa narasi Alquran yang samar-samar, dan peraturan yang juga menjadi dasar syariah (hukum Islam) di sebagian besar denominasi Islam, adalah hadis—tradisi lisan dan tertulis yang diyakini menggambarkan kata-kata dan tindakan Muhammad. Selama shalat, Alquran hanya dibacakan dalam bahasa Arab.
Seseorang yang telah menghafal seluruh Al-Quran disebut hafiz ('penghafal'). Sebuah ayat (ayat Alquran) kadang-kadang dibacakan dengan jenis pengucapan khusus yang disediakan untuk tujuan ini, yang disebut tajwid. Selama bulan Ramadhan, umat Islam biasanya menyelesaikan pembacaan seluruh Al-Quran selama shalat tarawih. Untuk memperkirakan makna suatu ayat Alquran tertentu, umat Islam mengandalkan tafsir, atau tafsir, dibandingkan terjemahan langsung teksnya.
Baca selengkapnya